Bawaslu Nunukan Gencarkan Penguatan Internal dan Kolaborasi Pemuda
|
KBRN, Nunukan: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nunukan menggencarkan penguatan internal dan kolaborasi pemuda sebagai salah satu program strategis sepanjang 2025 hingga 2026. Hal ini ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kapasitas internal lembaga serta memperluas pendidikan politik di kalangan pemuda perbatasan.
Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran mengatakan salah satu program utama tahun ini adalah pelatihan adjudikasi dan mediasi. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan profesionalitas dalam menangani laporan pelanggaran pemilu, termasuk kemampuan dalam kajian, klarifikasi, dan pengumpulan keterangan.
“Pelatihan adjudikasi dan mediasi ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam menangani laporan pelanggaran. Selain itu, pelatihan kajian dan klarifikasi juga akan digelar sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal,” ujar Yusran, Senin (16/6/2025).
Lebih lanjut Yusran menjelaskan, selain program internal, Bawaslu juga menyiapkan kegiatan eksternal yang menyasar generasi muda. Salah satu program unggulan adalah Kemah Kebangsaan, yang akan melibatkan alumni Sekolah Parlemen serta pelajar di wilayah perbatasan. Kegiatan ini dikemas secara santai namun sarat edukasi, guna memperkuat pemahaman demokrasi dan literasi politik di kalangan anak muda.
“Melalui kegiatan seperti kemah kebangsaan dan kompetisi debat, kami ingin membangun kesadaran politik sejak dini,” tambah Yusran.
Program-program tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bawaslu Nunukan dalam menjaga keberlanjutan pendidikan politik. Menurut Yusran, Bawaslu tidak hanya menjalankan peran pengawasan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga mengisi masa jeda pemilu dengan berbagai kegiatan pendidikan politik dan penguatan kapasitas kelembagaan.
(RRI)
Penulis: Muhammad Wahyu
Editor: Salma Amin