Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Nunukan Ubah Cara Edukasi Politik Gen Z

Sekolah Parlemen

Foto Bersama Peserta Sekolah Parlemen Gen-Z dengan Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara dan Ketua Bawaslu Kab. Nunukan (dok. Humas Bawaslu Kabupaten Nunukan)

KBRN, Nunukan: Bawaslu Kabupaten Nunukan terus berinovasi dalam mendekatkan pendidikan politik kepada generasi muda. Melalui pendekatan budaya Gen Z, Bawaslu menghadirkan kegiatan edukatif yang menyenangkan dan relevan dengan gaya hidup anak muda, seperti nongkrong dan camping.

Ketua Bawaslu Nunukan, Moch. Yusran mengatakan program seperti Sekolah Parlemen dan Kemah Kebangsaan dirancang dengan pendekatan budaya yang akrab bagi Gen Z.

“Pendidikan politik yang kami rancang berusaha mendekatkan diri ke budaya anak muda. Kalau mereka suka nongkrong, ya kita masuk ke situ. Kita hadirkan sekolah parlemen lewat aktivitas seperti camping dan kegiatan luar ruang lainnya,” ujar Yusran, Selasa (17/6/2025).

Lebih dari sekadar gaya, hal ini tetap memuat nilai-nilai literasi politik yang kuat. Yusran menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh hanya menjadi objek pasif dalam proses edukasi demokrasi.

“Kita tidak ingin mereka hanya diceramahi. Harus ada ruang dialog, diskusi, dan keterlibatan aktif. Literasi politik harus dibungkus dengan cara yang mereka suka, tapi tetap substansial,” jelasnya.

Program berbasis budaya ini menjadi strategi Bawaslu untuk mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pengawasan demokrasi. Bawaslu berharap pendidikan politik bisa lebih membumi dan berdampak jangka panjang.

“Tujuan akhirnya adalah mencetak kader muda yang sadar demokrasi dan mampu mengawal pemilu secara kritis dan cerdas,” tambah Yusran.

 

(RRI)

Penulis: Muhammad Wahyu

Editor: Salma Amin

Tag
Berita