Bawaslu dan Kesbangpol Nunukan Siapkan Duel Sengit Final Debat Demokrasi
|
Nunukan - Kompetisi Debat Pelajar Demokrasi IV memasuki perebutan juara ketiga dan keempat. Tahapan tersebut berlangsung sebelum grand final pada Jumat mendatang.
Perebutan juara ketiga mempertemukan SMKN 1 Sebatik Barat dan Madrasah Aliyah Al Ansori Nunukan. Debat mengangkat tema politik uang dalam pemilihan pemimpin. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Nunukan, Mochammad Yusran pada Rabu (03/06/2026).
"Perebutan posisi tempat ketiga dimana sekolah SMK Negeri 1 Sebatik Barat melawan Madrasah Aliyah Al Ansori Nunukan. Nah ini sudah berlangsung ya proses debatnya dengan tema politik uang melayarkan pemimpin. Ini, salah satu tema utama kita ya karena memang ini adalah masalah yang klasik yang menjadi PR Bawaslu juga." ujarnya.
Politik uang menjadi salah satu isu yang terus mendapat perhatian Bawaslu. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui berbagai kegiatan partisipatif.
Hasil perebutan juara ketiga belum diumumkan kepada peserta. Pengumuman akan dilakukan bersamaan dengan penutupan kompetisi debat.
"Nah ini sudah selesai perdebatannya dan untuk siapa yang mendapatkan posisi ketiga dan yang kalah mendapatkan posisi keempat maka nanti kita akan umumkan di tanggal 5 saat pengumuman sekaligus hasil dari grand final di tanggal 5 Juni 2026," katanya.
Grand final akan mempertemukan SMAN 1 Nunukan dan SMAN 1 Sebatik. Kedua tim dinilai memiliki kemampuan argumentasi dan penguasaan data yang kuat.
"Ya untuk final ini, untuk grand final SMA Negeri 1 Nunukan bertemu dengan SMA Negeri 1 Sebatik Induk ya. Ini kita lihat cukup ketat ya persaingannya karena kedua tim debaters ini saya lihat punya kemampuan argumentasi dan data yang cukup ya dalam proses penyisihan kemarin karena mereka ini kan setidaknya untuk sampai ke grand final 5 tanding," ujarnya.
Sumber: RRI